Ternyata jadi anggota dewan itu nikmatnya sampai ke ubun-ubun..hehehe
Jadi anggota dewan(DPR,DPRD,DPRK) itu enak dan nikmat sekali, ibarat malam pengantin…Anda nggak percaya? ach masak iya bang…
Kalau nggak enak dan nikmat coba aja tanya Caleg yang udah ngerasa-in lima tahun duduk dikursi dewan jadi ketagihan. Mana mungkin ingin daftar lagi sebagai caleg kalau tidak senikmat itu, bahkan sampai ngeluarin uang sekian ratus juta dan sanggup sikut kiri kanan, pijak bawah jilat atas…
Demi rakyat, Kejujuran, keiklasan, Kecerdasan dan keahlian dsb diletakan ke nomor sekian…yanga ada dibatok kepala adalah “KEKAYAAN, KEMEWAHAN,KEMULIAN,KEWIBAWAAN,DE EL EL”…ach masak iya bang?…
Nggak percaya? Berapa banyak anggota dewan yang tertangkap sedang indehoi dengan gadis sexy, berapa banyak yang tertangkap sedang mabuk-babukan,berjudi, pesta narkoba…hmmmm nggak kuat nerusinnya…Belum lagi yang korupsi, Mark-up, jual tanah negara, tebang pohon…..
Tapi bang kan nggak semua begitu?….
Mudah-mudahan aja dalam kolam lumpur lapindo eh salah… lumpur demokrasi Indonesia ini dan masih ada sebiji intan yang tetap bersinar.membawa do’a dan harapan dari dua ratus juta pemegang KTP untuk keluar dari kolam lumpur ini untuk mandi di danau berair bening dan suci….
note:just test keywords hehehe



Amin ya ALLAH, mudah-mudahan masih ada berlian, intan dan mutiara didalam lumpur demokrasi Indonesia.
PErsoalannyakan saking tebalna tuh lumpur… jadi kilau permatanya tidak terlihat. nah kalau gak terlihat… gimana bisa terpilih tuh berlian jadi wakil rakyat.
Sedangkan sebagian besar rakyat kita sudah bersikap apatis dan menganggap bahwa seluruh perangkat demokrasi ini hanyalah lumpur kehidupan.
Salam Lumpur
betol-betol setuja